Terkait Munculnya Bendera Golkar Di Kampanye Prabowo, Golkar Makassar Minta Bawaslu Usut Tuntas

Terkait Munculnya Bendera Golkar Di Kampanye Prabowo, Golkar Makassar Minta Bawaslu Usut Tuntas

Terkait Munculnya Bendera Golkar Di Kampanye Prabowo, Golkar Makassar Minta Bawaslu Usut Tuntas – Ketua DPD Golkar Makassar Farouk Beta menjelaskan, Bawaslu Kota Makassar mesti tegas menginvestigasi selesai munculnya bendera Golkar waktu kampanye besar capres nomer urut 02 Prabowo Subianto di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia menyatakan masalah ini berkesan membuat Partai Golkar tidak solid dalam memberi suport ke calon presiden nomer urut 01 Joko Widodo.

“Itu kan seperti manuver hasutan berkesan Golkar itu tidak solid junjung Jokowi. Ini kewibawaan partai kan. Walau sebenarnya, kami di Makassar juga solid lah. Bawaslu mesti tegas usut ini, janganlah kelamaan,” kata Farouk waktu di konfirmasi, Jumat (29/3).

Farouk memberikan, pembawa bendera Golkar dalam kampanye itu pula bukan kader. Katanya, pembawa bendera ialah pelaku luar Golkar.

“Bukan kader itu. Kita telah identifikasi dari photo, video. Pelaku di luar Golkar itu. Kami kan tahu arah serta tempat jalannya itu,” papar Farouk.

Ia mengutamakan dalam masalah itu semestinya Panwaslu dapat hentikan kampanye. Faktanya jelas melanggar sebab atribut Golkar yang notabene bukan partai simpatisan tetapi muncul.

“Kita telah laporin mengenai itu ke Bawaslu Makassar. Panwaslu Kecamatan harusnya dapat hentikan. Mesti di stop itu jelas melangggar ketentuan,” katanya.

Awal mulanya, DPD Golkar Makassar memberikan laporan penyalahgunaan bendera Golkar waktu kampanye besar Prabowo, Minggu, 24 Maret 2019. Laporan ini sebab merujuk UU Pemilu serta PKPU Nomer 23 Tahun 2018 berkaitan kampanye pemilu.